Hari ini adalah hari ulang tahun ayahku. Empat tahun yang lalu, tiga tahun yang lalu , aku dan ibuku masih disibukkan oleh pesta kejutan ulang tahunnya yang kecil-kecilan kami adakan di rumah. Malam sebelumnya, aku dan ibuku sudah sibuk keliling departement store untuk melihat-lihat baju yang cocok untuk ayah pakai. Setelah itu, kami mampir ke toko roti untuk membeli kue ulang tahun beliau, lengkap bersama lilin angka empat dan dua, tiga untuk kemudian kue itu kami sembunyikan di bagian paling dalam kulkas. Esoknya, pagi-pagi benar, aku dan ibuku akan membangunkan ayah dan memberi ucapan selamat ulang tahun padanya sebelum dia bersiap untuk berangkat kerja. Apa yang terjadi pada hari itu disimpan menjadi memori yang baik dalam otakku. Tahun-tahun berikutnya, sudah lain. Tidak ada persiapan membeli hadiah, atau persiapan membeli kue ulang tahun. Yang ada hanyalah kecemasan dan rasa kecewa. Setelah kasus itu terungk...
Kisah realita sehari-hari, beriringan dengan imaji yang diramu berdasar mimpi yang -mungkin- takkan pernah terjadi. Beberapa kisah lain merupakan ilusi cerita yang kubuat dalam imajinasi sendiri.