Assalamualaikum. Baru-baru ini, hampir seluruh siswa di angkatan saya, dibuat geger. Dalangnya adalah seorang anak laki-laki dari kelas XII A 1, sebutlah namanya Fulan, yang mendapatkan prediksi PG ( passing grade indikator lulus tidaknya seseorang di fakultas PTN pilihannya pada tes SBMPTN) sebesar 69 koma sekian persen. Akan saya bulatkan menjadi 70%. Jadi, bahkan sampai hari ini sudah hampir empat hari kalau si Fulan ini lewat atau setidaknya berada dalam jarak pandang beberapa siswa kelas 12, para siswa akan berkomentar, "Gak logis, woy! Masa MatIpa sama MatDas bener semua! TPA Numerik sama Figural diisi semua cuma salah satu! Ckck, udah bukan manusia." Sementara yang lain menimpali, "Tapi emang udah pinter dari dulu, woy. Mau dia belajar angot-angotan juga tetep pinter. Gw yang semaleman belajar aja, sama dia yang modal liat catetan temen-temen sekelas sekilas sebelum UH, nilainya lebih gedean dia!" Bahasa kitanya, kelewat cerdas. Jen...
Kisah realita sehari-hari, beriringan dengan imaji yang diramu berdasar mimpi yang -mungkin- takkan pernah terjadi. Beberapa kisah lain merupakan ilusi cerita yang kubuat dalam imajinasi sendiri.